Selasa, 22 Oktober 2013

Terry: Meraih Target


Terry: Meraih Target



Terry: Meraih Target


Setelah menjadi starter di hampir semua pertandingan kompetitif kami musim ini kecuali di dua pertandingan, John Terry telah kembali ke permainan terbaiknya yang dominan dan menjadi komando di jantung pertahanan Chelsea, dan di malam sebelum pertandingan tandang kedua kami di Liga Champions melawan Schalke, sang kapten memberikan tribut pada efek kedatangan Jose Mourinho.

Setelah musim 2012/13 yang sulit baginya secara pribadi, Terry telah menghasilkan penampilan yang impresif sejak Agustus lalu, dan Mourinho akan mengandalkan pemain berusia 32 tahun ini untuk memimpin timnya di atas lapangan Veltins-Arena di pertandingan yang krusial, yang pertama dari dua pertandingan berturut-turut menghadapi tim asal Jerman ini.

"Ketika diumumkan (kembalinya Mourinho), saya langsung merasa gembira dengan kembalinya dia," kata Terry. "Dengan cedera yang saya alami musim lalu, saya harus kembali berlari dan kembali bugar, yang mana benar-benar saya lakukan. Saya memastikan untuk datang satu minggu lebih awal untuk pra-musim untuk memastikan diri saya sudah siap ketika ia tiba dan mencoba membuatnya terkesan sejak hari pertama. Untungnya hal itu berhasil dan saya masuk ke skuat ini. Saya gembira dengan penampilan saya dan cara tim bermain saat ini."

"Ketika manajer datang, saya tahu ia berbicara dengan beberapa pemain, tetapi dengan saya, ia memberikan aturannya, ia mengatakan, sederhana saja, jika Anda bermain baik, Anda masuk ke dalam tim, jika tidak, Anda tidak akan bermain."

"Itu sama seperti semua pemain lain di tim, itu yang ia lakukan sebelumnya dan itulah yang ia minta dari para pemainnya setiap hari. Semoga ia gembira dengan apa yang ia dapatkan dari semua pemain, yang membuat pekerjaannya memilih pemain menjadi sulit."

"Karir saya ada di sini karena dirinya, saya sangat bangga bisa bekerja dengannya lagi dan yang terpenting adalah tim juga ada dalam periode yang bagus saat ini, pelan-pelan kami mulai berada di tempat yang kami inginkan, yaitu berada dalam performa yang sangat bagus dan kami menemukan hal itu saat ini."

Sekarang di musim ke-11nya di Liga Champions, Terry tahu benar apa yang diperlukan untuk bisa lolos ke babak knock-out kompetisi ini."

Musim lalu, untuk pertama kalinya kami gagal melaju dari babak grup, dan meski perjalanan kami musim ini dimulai dengan buruk, yaitu kekalahan di kandang dari Basel, tetapi kemenangan di Bucharest membuat kami kembali ke trek yang benar.

Bagi lawan kami, start di kompetisi domestik mereka masih belum menentu, tetapi di Eropa mereka bersinar, dan telah meraih poin maksimal dari dua pertandingan pembuka mereka.

"Kami pernah bermain di stadion mereka satu kali sebelumnya, fans mereka sangat bagus, kami mengenal mereka secara kolektif dan secara individu, kita bisa membicarakan mengenai empat atau lima dari mereka," jelas Terry.

"Mereka bisa memberikan ancaman yang nyata di lini depan dan secara defensif pun mereka solid, dari pertandingan-pertandingan mereka yang sudah saya saksikan. Kami paham ini akan menjadi pertandingan yang sulit, saya sudah melihat highlight pertandingan-pertandingan Liga Champions mereka sebelumnya, kami tidak datang ke sini dengan pemahaman yang salah bahwa kami bisa pulang dengan tiga poin dengan mudah, kami paham ini akan menjadi malam yang sulit."

Terry telah bekerja sama dengan David Luiz dan Gary Cahill, dan ia pun memuji kemampuan kedua pemain tersebut, dan mengakui kekuatan dari kedalaman skuat di klub.

Mereka berdua adalah bek tengah yang hebat. Kita telah melihat dalam diri Gaz bagaimana ia berkembang sejak ia tiba di Chelsea, dan ia juga tampil hebat bersama Inggris juga, apa yang ia dan Jags (Phil Jagielka) lakukan di sana adalah hal yang hebat," kata Terry. "Ia hebat dalam mengolah bola dan di udara, dan ia juga mencetak banyak gol."

"David juga memiiki kemampuan yang hebat, ia membaca pertandingan dengan sangat baik, ia hebat dalam mengolah bola dengan kedua kakinya, ia bisa membuat umpan dan ia juga mencetak beberapa gol brilian."

"Apa yang mereka berikan bagi kami adalah kualitas,  itulah alasan mereka berada di Chelsea. Bagi kami bertiga, kami paham ada kompetisi di sana, kami jelas saling berteman, tetapi kami sadar bahwa hanya ada dua pemain yang bisa bermain."

"Kami saling mendorong satu sama lain, seperti yang saya lakukan bagi mereka berdua musim lalu, dan segalanya bergantung pada setiap pemain untuk terus mendorong diri mereka sendiri sekuat mungkin untuk masuk ke dalam tim, tetapi di waktu yang sama, segalanya juga bergantung pada saya sendiri dan David, jika kami bermain, untuk mempertahankan tempat kami."

The Blues akan menghadapi pertandingan nanti bermodalkan hasil-hasil bagus; kemenangan 4-1 atas Cardiff City hari Sabtu kemarin merupakan kemenangan ketiga kami berturut-turut, dan sejak kalah dari Everton dan Basel, kami sudah melalui enam pertandingan tanpa kekalahan, dan mencetak 16 gol.

Terry, seperti biasanya, ingin mendorong tim baik di domestik maupun di kompetisi di luar. Ia telah merasakan kekecewaan dalam hal penampilan di final kejuaraan Eropa, dan jelas tidak ada pemain lain yang ingin memastikan Chelsea bisa mencapai partai puncak di Liga Champions musim ini dibanding dirinya.

"Itulah target kami dan itulah mengapa kami berada di sini, untuk memenangkan setiap kompetisi yang kami jalani," jelasnya. "Saya pernah bermain di satu (final) dan sangat kecewa di Moskow, dan kemudian saya merasa gembira pada para pemain lain karena kami bisa kembali ke final dan memenangkannya."

"Sebagai individu, Anda ingin bermain di pertandingan-pertandingan seperti itu dan itulah yang saya targetkan. Kami mengalami hasil yang jelek di kandang tetapi kami ada di sini untuk memperbaiki hal itu, memenangkan pertandingan nanti dan membuat kami berada di posisi yang sangat bagus. Di setiap pertandingan dan setiap kompetisi, kami hadapi untuk meraih kemenangan."

"Saya di dalam tim dan tim ini bermain bagus, yang mana merupakan hal terpenting. Kami memiliki rasa percaya yang besar dengan kembalinya manajer, ia menanamkannya pada kami, baik secara individu maupun kolektif, jadi kami merasa gembira dengan kembalinya dia dan semoga kami bisa terus tampil baik, tidak hanya di kompetisi ini saja, tetapi di setiap kompetisi yang kami hadapi juga."

Read more at http://indo.chelseafc.com/news/latest/1698#4MBFLYK6zyWdrHcd.99

Anthem This is CISC


Berikut Lirik dari anthem kami, This is CISC:
Come and see what we’re doing here
with our passion to support you
Overland and sea from Stamford Bridge
we’ll keep following you
Here, we stand in diversity
for one goal to be together
We’re not just ordinary fans
but one big family!
Reff :
This is Chelsea Indonesia Supporters Club
Together we can!
We love you, Chelsea!
‘till our dying dying day!
This is Chelsea Indonesia Supporters Club
Together we can!
We love you, Chelsea!
and we’ll Keep The Blue Flag Flying High!

#Keep The Blue Flag Flying High!

Lyric anthem Chelsea F.C (Blue is the Colour)

Ini dia lyric nya:

Blue is the colour, football is the game
We're all together and winning is our aim
So cheer us on through the sun and rain
Cos Chelsea, Chelsea is our name.

Here at the Bridge, whether rain or fine
We can shine all the time
Home or away, come and see us play
You're welcome any day

Blue is the colour, football is the game
We're all together and winning is our aim
So cheer us on through the sun and rain
Cos Chelsea, Chelsea is our name

Come to the Shed and we'll welcome you
Wear your blue and see us through
Sing loud and clear until the game is done
Sing Chelsea everyone

Blue is the colour, football is the game
We're all together and winning is our aim
So cheer us on through the sun and rain
Cos Chelsea, Chelsea is our name.

Blue is the colour, football is the game
We're all together and winning is our aim
So cheer us on through the sun and rain
Cos Chelsea, Chelsea is our name.


#Keep The Blues Flag Flaying High

Mourinho: Kami Membutuhkan Poin


Mourinho: Kami Membutuhkan Poin


Mourinho: Kami Membutuhkan Poin
Jose Mourinho mengatakan, kami akan menargetkan meraih tiga poin di kandang Schalke pada Selasa malam ini, tim yang ia sebut sebagai lawan terkuat di Grup E Liga Champions.

Kemenangan di Bucharest pada awal bulan ini meningkatkan posisi kami menyusul kekalahan di pertandingan pembuka di kandang atas Basel, dan kemenangan di Veltins-Arena akan membuat kami kembali ke posisi teratas di pertengahan perjalanan kami di babak grup ini.

Kami tiba di Jerman dengan performa yang bagus, dengan tiga kemenangan di semua kompetisi, termasuk kemenangan 4-1 atas Cardiff City pada hari Sabtu ini.

Mourinho bisa menyambut kembali Andre Schurrle ke dalam skuatnya tetapi ia tetap tidak bisa menurunkan Ashley Cole, yang sudah berlatih di Cobham pada hari Senin pagi kemarin sebelum skuat terbang ke Jerman. Manajer memilih untuk tidak berlatih di stadion kandang Schalke di Gelsenkirchen, di mana kami pernah bermain di sana pada 2003 dan 2007.

Sang manajer menjelaskan bahwa ia sudah memilih tim yang akan ia turunkan tetapi belum memberitahukannya kepada para pemain, dan hanya menyebut John Terry, yang duduk bersamanya, yang akan menjadi starter.

"Saya tahu tetapi para pemain belum tahu," katanya. "(Dengan) hanya ada dua hari di antara dua pertandingan, saya tidak berlatih taktik untuk pertandingan ini jadi para pemain belum tahu, dan itu adalah prinsip yang ingin saya pertahankan. Ketika mereka belum tahu, saya tidak ingin mengatakannya. Saya harus membuat pilihan untuk besok - Saya harus memilih antara David (Luiz) dan Gary (Cahill)."

Tuan rumah akan tampil tanpa figur-figur kunci mereka, Klaas Jan Huntelaar dan Marco Hoger, tetapi Mourinho tetap menyebut mereka merupakan pesaing terkuat kami untuk posisi teratas di Grup E.

"Sulit untuk sebuah tim bisa berada di kekuatan maksimal, untuk bermain di pertandingan tanpa seseorang absen karena cedera atau hukuman," katanya. "Mereka kehilangan beberapa pemain, tetapi kami juga. Ashley Cole adalah pemain penting bagi kami dan tidak bermain. Itu bukanlah masalah besar. Sebuah tim berisi sebuah skuat, bukan hanya 11 pemain, dan mereka memiliki skuat dengan para pemain lain yang bisa menggantikan yang absen."

"Apa perbedaan antara Farfan dan Clemens atau Meyer, antara Hoger dan Neustadter? Mereka adalah tim yang bagus, lawan yang bagus, dan semoga kami bisa lebih baik daripada mereka."

"Kami akan memainkan dua pertandingan melawan lawan terkuat di grup, dan membutuhkan poin dari kedua pertandingan tersebut. Itu jelas. Besok kami akan bermain dan kami ingin menang, dan kami akan mencoba untuk meraih kemenangan."

"Saya belum memikirkan dan menghitung jumlah poin yang diperlukan untuk lolos, untuk berada di posisi pertama, kedua, atau untuk pergi ke Europa League. Saya akan memikirkan itu di pertandingan kelima. Pertandingan ketiga dan keempat bisa Anda lalui dengan hanya memikirkan soal pertandingannya, mencoba untuk menang, dan jika tidak, mencoba untuk meraih satu poin. Tetapi pada dasarnya, adalah bermain tanpa tekanan hitungan poin itu. Kami kalah di pertandingan pertama di kandang tetapi menang di pertandingan kedua di tandang, jadi kami sudah menemukan keseimbangannya."

Sewajarnya di konferensi pers di mana banyak jurnalis berasal dari Jerman, Mourinho ditanya mengenai Schurrle, yang mencetak hat-trick untuk tim nasionalnya ke gawang Swedia pekan lalu.

"Ia perlu waktu untuk beradaptasi dengan liga yang berbeda, profil kompetisi yang berbeda, tetapi ia adalah pemain yang bagus, seorang pemuda yang terbuka yang ingin bekerja dan belajar, jadi harapan kami ada padanya. Kami senang dengan investasi pada pemain muda sepertinya," jawabnya, sebelum merespon pertanyaan mengenai rekrutan barunya yang baru saja mencetak gol, Samuel Eto'o.

"Ia perlu waktu, karena selama karirnya ia bermain di Spanyol dan Italia, sedikit di Rusia, negara-negara dan kejuaraan yang berbeda dengan Premier League," kata sang manajer. "Sejak hari pertama, ia memberikan efek kepada para pemain. Semua orang akan melihat kualitas fantastis yang ia miliki sebentar lagi."

"Pertandingan Cardiff adalah pertandingan yang bagus untuknya, bukan hanya karena golnya, tetapi juga kontribusinya. Pergerakannya sangat bagus, di babak pertama ketika Cardiff bermain kompak dan bertahan, ia adalah pemain menyerang dengan pergerakan dan partisipasi yang lebih baik. Gol itu memberikannya kepercayaan diri, motivasi ekstra yang ia butuhkan, jadi normalnya ia akan merasa lebih gembira. Ia adalah seorang pemain yang sangat bagus."

Kontribusi Eto'o pada akhir pekan ini lebih dari sekedar golnya, dan yang tidak bisa dihindari menghasilkan pertanyaan mengenai assist sang striker untuk gol penyeimbang Eden Hazard, di mana ia merebut bola dari kiper The Bluebirds, David Marshall. Mourinho kemudian juga diusir ke tribun oleh wasit Anthony Taylor.

"Jika saya berada di pertandingan itu dan jika saya membayar tiket, saya akan merasa khawatir dengan fakta setiap kali bola keluar atau permainan terhenti dan lawan kami harus mengeksekusi bola, diperlukan waktu (rata-rata) 21,5 detik," katanya.

"Itu membuang-buang uang. Anda membayar tiket Anda dan setiap kali pertandingan terhenti, Anda harus menunggu sekitar setengah menit. Ketika Anda mengkalikannya dengan jumlah terhentinya pertandingan, Anda membayar untuk 90 menit tetapi Anda hanya mendapatkan 55 atau 60 menit. Bagi saya, itu melanggar aturan. Mencetak gol dengan tangan adalah hal yang melanggar aturan. Mencetak gol seperti itu (di mana bola belum melewati garis gawang) bukanlah gol, seperti yang terjadi di Jerman pekan lalu bukanlah hal yang lucu. Bukan hanya gol yang seharusnya bukan gol. Tetapi di Inggris, di masa kami dulu, hal itu menghasilkan tangisan di ruang ganti. Kami kalah di semi-final Liga Champions dan bolanya belum melewati garis."

"Samuel melakukan aksi yang cerdas... jika saat ini FIFA mengatakan itu pelanggaran, maka itu adalah pelanggaran. Tetapi saya pikir Samuel melakukan hal yang bagus. Mungkin wasit mengambil keputusan yang salah, saya tidak tahu, tetapi sejujurnya menurut opini saya hal itu seharusnya diizinkan, seperti yang terjadi selama bertahun-tahun."

Read more at http://indo.chelseafc.com/news/latest/1696#9kQ0pr7Qo6egVZMs.99

EDEN HAZARD

Pemain ini  sangat berbakat dan bisa dikatakan dia adalah pemain yang gemilang besama chelsea. Dia adalah idola saya dan dia saya jadikan alamat URL blog ini.. Siapa dia?Dia adalah:
EDEN HAZARD




JOHN TERRY

Dia adalah captain Chelsea
JOHN TERRY

STAMFORD BRIDGE

PETR CECH

Dia adalah kiper Nomor 1 di Chelsea, tapi menurut saya  Nomor 1 di dunia....
PETR CECH

SUPER FRANK

Ini dia sang pencetak gol terbanyak Chelsea F.C saat ini FRANK LAMPARD 8

David Luiz & Fernando Torres celebrate winning the 2012 UEFA Champions League Final


Minggu, 20 Oktober 2013

DAVID LUIZ MOREIRA MARINHO


  David Luiz Moreira Marinho (lahir di Diadema, São PauloBrasil , 22 April 1987; umur 26 tahun) adalah pemain sepak bola profesional berposisi bek tengah asal Brasil yang bermain untuk Chelsea di Liga Primer Inggris dan tim nasional Brasil.
  David Luiz pernah bermain untuk Vitória dan Benfica sebelum bergabung dengan Chelsea pada bulan Januari 2011. Bersama Benfica ia berhasil meraih gelar juara Super Liga Portugal dan Taça da Liga. Bersama Chelsea ia berhasil meraih gelar juara Piala FA dan Liga Champions UEFA pada musim keduanya. David Luiz memperkuat timnas Brasil sejak tahun 2010 dan telah mencatatkan 11 kali penampilan hingga April 2012.

Karier klub


Vitória

  David Luiz bergabung dengan akademi Esporte Clube Vitória saat berusia 14 tahun setelah 2 tahun bersama akademi São Paulo FC. Di Vitória, Ia bermain sebagai gelandang bertahan namun peran tersebut tidak bisa ia jalankan dengan baik. Bahkan ia hampir meninggalkan klub tersebut. Posisinya kemudian diganti menjadi pemain bertahan yang dapat ia mainkan dengan baik. David Luiz membuat debut tim utama bagi Vitória saat menghadapi Santa Cruz FC di ajang Copa do Brasil pada tahun 2006. Pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor 2–2. David Luiz tampil 8 kali dari 9 pertandingan terakhir Vitória di Série C Brasil musim 2006 dan membawa Vitória berada di posisi kedua klasemen akhir musim. Vitória kemudian promosi ke Série B Brasil.Ia mencetak satu-satunya gol bagi Vitória saat kemenangan 2–0 atasC.A. Porto pada 3 September 2006.


Benfica




  Pada 31 Januari 2007, David Luiz bergabung ke S.L. Benfica dengan kontrak peminjaman selama enam bulan. Ia kemudian memakai kaos bernomor punggung 23.Pada 6 Maret 2007, David Luiz membuat debut bagi Benfica saat menghadapi Paris Saint-Germain di babak 16-besar Piala UEFA musim 2006–07. Ia masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Luisão yang cedera. Pertandingan tersebut dimenangkan Paris Saint-Germain dengan skor 2–1, namun Benfica lolos ke babak berikutnya dengan kemenangan aggregate 4–3. Pada 12 Maret 2007, ia membuat debut liga saat menghadapi U.D. Leiria.


  Di akhir musim 2006–07, David Luiz menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan Benfica. 



Sepanjang musim 2008–09, David Luiz lebih banyak bermain sebagai bek kiri. Pada 11 Januari 2009, David Luiz mencetak gol liga pertamanya saat menghadapi Sporting de Braga.  





David Luiz mencatatkan 49 kali penampilan dan 3 gol pada musim 2009–10. Ia juga membawa Benfica meraih gelar juara Super Liga Portugaldan Taça da Liga di akhir musim tersebut.

  Pada 30 September 2009, Benfica menjual 25% hak kepemilikan David Luiz kepada pihak ketiga, Benfica Stars Fund, untuk transfer ke klub lain di kemudian hari. Nilai jual tersebut sebesar €4,5 juta dan Ia dilabeli harga €18 juta. Pada bulan Oktober 2010, David Luiz menandatangi kontrak baru dengan klausa penjualan senilai €50 juta.

Chelsea


  Pada 31 Januari 2011, David Luiz bergabung ke Chelsea dari Benfica dengan biaya transfer dilaporkan €25 juta ditambah Nemanja Matic bergabung ke Benfica pada akhir musim 2010–11 sesudah habis masa peminjamannya di Vitesse. Luiz kemudian menandatangani kontrak berdurasi lima setengah tahun.  Ia kemudian melakukan debut Liga Primer Inggris ketika masuk sebagai pemain pengganti menggantikan José Bosingwa saat kekalahan kandang 0–1 dari Liverpool pada 6 Februari 2011.  Pada 14 Februari, David Luiz tampil dari menit awal saat Chelsea ditahan imbang (0–0) Fulham di Craven Cottage. Ia lantas mendapat penghargaan Barclays Man of the Matchsesudah pertandingan tersebut.
David Luiz mencetak gol liga perdananya saat kemenangan kandang 2–1 atas Manchester United pada 1 Maret 2011. Pada 20 Maret, Ia mencetak gol liga keduanya saat kemenangan kandang 2–0 atas Manchester City. Ia menerima penghargaan Man of the Match untuk pertandingan tersebut. Pada 1 April 2011, David Luiz menerima penghargaan Barclay's Player of the Month (Pemain Terbaik Bulanan) Maret 2011.
Musim 2011–12
  David Luiz tampil perdana musim ini saat Chelsea menghadapi Bayer Leverkusen di penyisihan grup Liga Champions UEFA, pada 13 September 2011. Pada pertandingan tersebut, Ia berhasil mencetak sebuah gol dan membawa Chelsea menang 2–0. David Luiz kemudian tampil saat menghadapi Fulham di ronde ketiga Piala Liga. Ia mencetak gol di babak adu penalti dan membawa Chelsea lolos ke babak berikut dengan skor 4–3 (0–0 120 menit sebelumnya). Setelah mengalami cedera lutut dan absen di tiga pertandingan awal liga, Ia membuat debut liga musim ini saat kemenangan tandang 5–1 atas Bolton Wanderers, pada 2 Oktober 2011. David Luiz mencetak gol liga pertamanya musim ini saat Chelsea ditahan imbang Manchester United dengan skor akhir 3–3 pada 5 Februari 2012. Pada pertandingan liga berikut, pada 26 Februari 2012, David Luiz mencetak gol pembuka kemenangan kandang 3-0 Chelsea atas Bolton Wanderers.
  Pada 14 Maret 2012, David Luiz tampil mengesankan pada pertandingan kandang menghadapi Napoli di putaran kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA. Ia terpilih sebagai Pemain Terbaik oleh UEFA pada pertandingan tersebut yang dimenangkan Chelsea dengan skor 4–1 setelah perpanjangan waktu. Ia kemudian tampil menghadapi bekas klubnya Benfica di putaran pertama babak perempat final. Chelsea memenangkan pertandingan tandang tersebut dengan skor 1–0 dan David Luiz mendapat sambutan tepuk tangan meriah pada akhir pertandingan dari para pendukung Benfica. Ia tidak dapat tampil pada dua pertandingan babak semifinal menghadapi FC Barcelona karena mengalami cedera otot saat menghadapi Tottenham Hotspur pada babak semifinal Piala FA. David Luiz kembali tampil pada pertandingan final menghadapi Bayern München menggantikan kapten tim John Terry yang terkena sanksi larangan main. Ia tampil selama 120 menit pada laga tersebut hingga menjadi salah satu eksekutor penalti di babak adu penalti yang dimenangkan Chelsea dengan skor 4–3.

Prestasi


Klub


Vitória
  • Bahia State Championship: 2005
Benfica
Chelsea

Individual


  • Pemain Terbaik Liga Primeira Portugal 2010
  • Benfica Awards: Breakthrough Player of the Year 2007
  • Pemain Terbaik Bulanan Liga Primer Inggris: Maret 2011
  • Professional Footballers' Association Fans: Player of the Month March 2011



EDEN HAZARD











  Eden Hazard (lahir di La Louvière, Belgia, 7 Januari 1991; umur 22 tahun) merupakan seorang pemain sepak bola berkebangsaan Belgia yang bermain untuk klub Chelsea di Liga Utama Inggris mulai bulan Juli 2012 dan timnas Belgia. Ia dapat bermain pada posisi gelandang serang danGelandang sayap. Hazard dikenal sebagai seorang pemain yang memiliki kreatiftas, kecepatan, dan kemampuan teknik yang baik.
  Setelah memulai karier sepak bola dari tahun 1995 hingga 2005 dengan klub lokal Royal Stade Brainois dan Tubize di Belgia, Hazard melakukan debut karier profesional bersama Lille saat masih berusia 16 tahun pada bulan November 2007. Pada musim pertamanya, ia berhasil meraih penghargaan Pemain Muda Ligue 1 Terbaik, yang menjadikannya sebagai pemain non-Perancis peraih penghargaan tersebut. Pada musim 2010–11, Hazard menjadi salah satu pemain kunci Lille saat meraih gelar juara double: Ligue 1 dan Coupe de France serta berhasil merdapatkan penghargaan Pemain Ligue 1 Terbaik, yang menjadikannya sebagai pemain termuda peraih penghargaan tersebut.
  Hazard pertama kali membela timnas senior Belgia pada pertandingan menghadapi Luksemburg, bulan November 2008 saat masih berusia 17 tahun. Ia mencetak gol pertamanya untuk timnas senior Belgia pada pertandingan menghadapi Kazakhstan, bulan Oktober 2011.


Karier klub

Chelsea

  Pada 28 Mei 2012, Hazard menyatakan melalui laman resmi akun Twitter-nya bahwa ia akan bergabung dengan klub Liga Utama Inggris Chelsea. Namun, pihak Lille maupun Chelsea tidak mengkonfirmasi pernyataan tersebut. Pada 4 Juni 2012, Chelsea secara resmi menyatakan bahwa mereka dan Lille telah mencapai kesepakatan untuk transfer Hazard. Ia telah menyetujui persyaratan personal dan telah menjalani pemeriksaan medis. Biaya transfer Hazard dilaporkan £32 juta. Hazard diberkan kostum kaus bernomor punggung 17 yang sebelumnya digunakan José Bosingwa. Pada 18 Juli 2012, Hazard membuat debut untuk Chelsea pada pertandingan pertama pra-musim menghadapi Seattle Sounders. Ia juga membuat satu gol pada pertandingan tersebut, yang dimenangkan Chelsea dengan skor 4–2.

Musim 2012–13

Pada 12 Agustus 2012, Hazard membuat debut kompetitif untuk Chelsea pada pertandingan menghadapi Manchester City di ajang FA Community Shield 2012, yang berakhir dengan kekalahan 2–3. Seminggu kemudian, 19 Agustus 2012, ia membuat debut liga pada pertandingan pertama liga, laga tandang menghadapi Wigan Athletic. Pada laga yang berakhir dengan kemenangan 2–0 tersebut, ia menjadi pengumpan gol untuk gol yang dicetak Branislav Ivanović dan memenangkan hadiah tendangan penalti yang berhasil dieksekusi Frank Lampardmenjadi gol.Pada laga liga berikutnya, saat kemenangan 4–2 atas Reading di Stamford Bridge, 22 Agustus 2012, Hazard kembali memenangkan hadiah tendangan penalti yang juga berhasil dieksekusi Lampard menjadi gol. Ia pun menjadi pengumpan gol untuk gol-gol yang dicetak Gary Cahill dan Ivanović.[16] Tiga hari kemudian, 25 Agustus 2012, Hazard mencetak gol pertamanya untuk Chelsea melalui eksekusi tendangan penalti pada kemenangan kandang 2–0 atas Newcastle United. Ia juga menjadi pengumpan gol untuk gol yang dicetak Fernando Torres.[17] Pada 6 Oktober 2012, dengan memanfaatkan umpan terobosan Juan Mata, Hazard mencetak gol keduanya untuk Chelsea di kemenangan kandang 4–1 atas Norwich City.Pada 17 November 2012, Hazard mencetak satu-satunya gol Chelsea pada kekalahan tandang 1–2 dari West Bromwich Albion.

Prestasi

Klub

Lille

Individual

  • Pemain Ligue 1 Terbaik (2): 2010–11, 2011–12
  • Pemain Muda Ligue 1 Terbaik (2): 2008–09, 2009–10
  • Anggota Tim Ligue 1 Terbaik (3): 2009–10, 2010–11, 2011–12
  • Pemain Bulanan Terbaik UNFP (3): Maret 2010,Maret 2011, Maret 2012
  • Bravo Award (1): 2011

#RESPECT

Sabtu, 19 Oktober 2013

10 Fakta Unik di Balik Kesuksesan Chelsea Menjuarai Liga Champions

10 Fakta Unik di Balik Kesuksesan Chelsea Menjuarai Liga Champions

1. Apabila final liga Champions
diadakan di tanah jerman
terutama di munchen, maka
akan menghadirkan team
sebagai juara baru atau
pertama kalinya merebut
gelar. Contohnya adalah dari
3 kali final sebelumnya yang
diadakan di munchen yaitu
pada tahun 1978-1979
dimana nothing forest keluar
sebagai juara, pada tahun
1992-1993 dimana Marseille
keluar sebagai juara, pada
tahun 1995-1996 dimana
Dortmund keluar sebagai
juara dan pada tahun ini
Chelsea yang melanjutkan
tradisi dari mitos tersebut.
2. Chelsea berhasil memecahkan
mitos setelah 14 tahun trofi
Liga Champion hanya
didominasi oleh klub yang
pernah meraih juara Liga
Champion saja setelah
terakhir lahirnya juara baru
tahun 1995-1996 dimana
Dortmund keluar sebagai
juara.
3. 7 tahun terkahir hanya
club-club yang berasal dari
Italia, Inggris dan Spanyol
yang secara bergantian
menjuarai liga Champions,
dan pada musim ini pun
Chelsea melanjutkan mitos
ini. Karena terakhir kalinya
team yang bukan berasal
dari 3 negara tersebut yang
berhasil menjuarai liga
Champions adalah porto
pada tahun 2003-2004.
4. Empat pertemuan terakhir
antara team inggris melawan
team jerman dipartai final,
akan dimenanggkan team
Inggris. Dimana kemenagan
terakhir team jerman atas
team inggris pada partai
final liga Champions itu
terjadi pada tahun
1974-1975.
5. Chelsea juga berhasil
memperpanjang rekor
kemenagan team inggris
terhadap team Jerman
apabila bermain di laga final,
yaitu dari 6 kali
pertandingan team inggris
hanya 1 kali kalah dan 5 kali
menang.
6. Chelsea merupakan tim
Inggris ketujuh yang berhasil
melangkah ke final Liga
Champions dalam tujuh
tahun terakhir. Namun,
hanya ada satu tim Inggris
yang juara dalam kurun
waktu tersebut, yakni
Manchester United yang
mengalahkan Chelsea lewat
tendangan penalti pada final
2008 di Moskow.
7. Roberto De Matteo memiliki
rekor sendiri yaitu De
Matteo menjadi pelatih
tercepat yang berhasil
membawa suatu team
menjadi juara liga
Champions, yaitu dengan
waktu kurang lebih 4 bulan
De Matteo setelah diangkat
menjadi pelatih Chelsea.
8. Pada masa kepemimpinan
Abramovich yang sangat
teropsesi dengan gelar liga
champions Chelsea sudah
berganti pelatih sebanyak
delapan kali dan penantian
panjang Abramovich
akhirnya tercapai di
kepelatihan De Matteo.
9. Rekor yang berhasil tercipta
dengan kemengan Chelsea di
final liga Champions,
membuat distribusi gelar liga
champions club-club liga
inggris menjadi 11, dan
hanya tertinggal 2 gelar dari
team-team spanyol yang
mengumpulkan paling
banyak yaitu 13 gelar.
10. Terakhir yang mampu
menyingkirkan Barcelona di
semifinal, keluar sebagai
juara (Inter Milan 2010,
mengalahkan Bayern
Muenchen 2-0). 



#KTBFFH

Kamis, 17 Oktober 2013

CHELSEA FC


Chelsea F.C.
Chelsea F.C.











Nama lengkap

Chelsea Football Club
Julukan
The Pensioners (hingga tahun 1952)
The Blues (kini)
Didirikan
10 Maret 1905; 108 tahun yang lalu
Stadion
Stamford Bridge,
Fulham, London
(Kapasitas: 41.837)
Pemilik
Ketua
Bruce Buck
Manajer
Liga
Posisi 2012—13
ke-3, Liga Utama Inggris
Situs web


Chelsea Football Club adalah sebuah klub sepak bola Inggris yang bermarkas di Fulham, London. Chelsea didirikan pada tahun 1905 dan kini berkompetisi di Liga Utama Inggris. Sepanjang sejarah penampilan dalam dunia sepak bola di Inggris dan Eropa, klub ini telah meraih empat gelar juara Liga Utama Inggris, tujuh Piala FA, empat Piala Liga, satu trofi Liga Champions UEFA, dua Piala Winners UEFA, satu Liga Eropa UEFA dan satu Piala Super UEFA. Stadion kandang mereka Stamford Bridge, berkapasitas 41.837 kursi penonton,[  telah digunakan sebagai stadion kandang sejak Chelsea didirikan. Sejak tahun 2003, Chelsea dimiliki oleh Roman Abramovich seorang miliuner asal Rusia.

Kesuksesan pertama Chelsea diraih saat meraih gelar juara liga pada tahun 1955. Beberapa gelar dari berbagai kompetisi juga berhasil diraih pada dekade 1960an, 1970an, 1990an, dan 2000an. Dalam periode lima belas tahun terakhir merupakan periode terbaik kesuksesan Chelsea; yang ditutup dengan untuk pertama kali meraih gelar juara Double winner, Liga Utama Inggris dan Piala FA pada tahun 2010 dan gelar juara Liga Champions UEFA pada tahun 2012.
Kostum utama Chelsea adalah kaus dan celana berwarna biru royal dengan kaus kaki berwarna putih. Kombinasi tersebut telah digunakan sejak dekade 1960an. Lambang klub telah berganti beberapa kali dalam upaya memodernisasi dan mengubah pencitraan. Lambang yang kini digunakan, yang menampilan seekor singa seremonial memegang sebuah tongkat, merupakan modifikasi dari lambang yang pernah digunakan pada dekade 1950an. Rata-rata jumlah penonton liga pada laga kandang musim 2011–12 sebanyak 41.478 penonton, jumlah tertinggi keenam pada Liga Utama Inggris.

Sejarah

 Pada tahun 1904 H.A. Mears mengakuisisi stadion atletik Stamford Bridge dengan tujuan mengubah menjadi stadion sepak bola. Ia kemudian merencanakan pendirian sebuah klub sepak bola baru setelah tawaran yang diberikan kepada Fulham untuk menggunakan stadion tersebut ditolak. Mengingat telah ada sebuah klub bernama Fulham, nama Chelsea yang merupakan sebuah kota kecil yang berdekatan dengan stadion dipilih sebagai nama klub baru tersebut. Nama-nama lain seperti Kensington FC, Stamford Bridge FC dan London FC sempat dipertimbangkan untuk dipilih. Chelsea didirikan oleh pada 10 Maret 1905 di sebuah pub The Rising Sun (kini restoran The Butcher's Hook) dan pertama kali bermain pada kompetisi Football League.
John Robertson seorang pemain timnas Skotlandia berusia 28 tahun saat itu dipilih merangkap jabatan pemain-manajer pertama Chelsea. Sejumlah pemain direkrut dari berbagai klub untuk memperkuat tim, seperti penjaga gawang William "Fatty" Foulke dari Sheffield United, Jimmy Windridge dan Bob McRoberts dari Small Heath, dan Frank Pearson dari Manchester City. Pertandingan pertama mereka terjadi pada 2 September 1905, sebuah laga tandang menghadapi Stockport County. Chelsea kalah dengan skor 0–1. Sedangkan pertandingan kandang pertama mereka adalah sebuah kemenangan 4–0 pada laga persahabatan menghadapi Liverpool. Robertson juga merupakan pencetak gol pertama Chelsea pada laga kompetitif saat kemenangan 1–0 atas Blackpool.
Chelsea mengalami sejumlah promosi-degragasi pada Divisi Satu dan Divisi Dua Liga Inggris setelah berhasil meraih promosi ke Divisi Satu pada musim kedua mereka. Pencapaian terbaik mereka pada tahun-tahun awal adalah berhasil melaju hingga ke babak final Piala FA 1915 namun dikalahkan Sheffield United di Old Trafford dan saat mengakhiri Divisi Satu pada posisi tiga klasemen akhir tahun 1920. Chelsea memiliki reputasi mendatangkan pemain-pemain terkenal dan jumlah penonton yang besar, tapi kesuksesan masih belum menghampiri mereka pada masa-masa Perang Dunia I dan II.
Mantan penyerang Arsenal dan Inggris Ted Drake menjadi manajer pada tahun 1952. Drake mulai memodernisasi klub baik di dalam dan di luar lapangan. Ia mengganti logo Chelsea pensioner, meningkatkan sistem pelatihan dan pembinaan tim usia muda, dan memperkuat kedalaman tim dengan kelihaian mendatangkan sejumlah pemain dari divisi-divisi bawah dan liga-liga amatir hingga berhasil membawa Chelsea meraih trofi juara pertama mereka, gelar juara Divisi Satu Liga Inggris 1954–55. Pada musim berikut, UEFA mengadakan kejuaraan antar klub juara liga di Eropa, Piala Champions, namun ketidaksetujuan otoritas Liga Sepak Bola Inggris dan FA membuat Chelsea menarik diri dari kejuaraan tersebut sebelum dimulai.[16] Chelsea gagal melanjutkan kesuksesan tersebut dan hanya menjadi penghuni papan tengah klasemen liga pada dekade 1950an. Drake dipecat pada tahun 1961 dan digantikan oleh Tommy Docherty yang merangkap jabatan pemain-manajer.
Chelsea kembali menjadi juara Liga Utama Inggris 50 tahun kemudian, yaitu pada tahun 2005, pada masa jabatan manajer Jose Mourinho (2004 - 2007), yang saat itu mendapat dukungan penuh dari pemilik miliuner minyak berkebangsaan Rusia, Roman Abramovich.
Pada tahun yang sama (2005), Chelsea juga menjuarai Piala Carling dengan mengalahkan Liverpool. Selanjutnya pada tahun 2006, Chelsea kembali berhasil menjuarai Liga Utama Inggris. Dan pada tahun 2007, Chelsea juga kembali berhasil menjuarai Piala Carling setelah mengalahkan Arsenal 2-1 dan menjadi juara Piala FA setelah mengalahkan Manchester United 1-0 lewat babak perpanjangan waktu.
Tapi karena beberapa penampilan yang buruk pada awal kompetisi 2007/2008 ditambah dengan ketidak sesuaian dengan sang pemilik, akhirnya Jose Mourinho mengundurkan diri dari jabatan manager, dan kemudian digantikan oleh Avram Grant mantan manajer tim nasional Israel.
Diawal masa kepelatihan Grant, banyak kalangan yang memandangnya sebelah mata. Meski demikian, Avram Grant mampu membawa Chelsea menjadi treble runner-up yaitu di ajang Piala Carling sebelum dikalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1. Disusul menjadi runner-up Liga Utama Inggris dibawah Manchester United dan menjadi runner-up di ajang Liga Champions setelah kalah adu penalti 6-5 dari Manchester United. Namun prestasi tersebut dianggap tidak cukup baik sehingga Grant terpaksa dipecat di akhir musim.
Pada akhir Januari 2009, Avram Grant digantikan oleh pelatih asal Brasil, Luiz Felipe Scolari. Namun, Scolari juga tidak mampu memberikan prestasi yang memuaskan. Sehingga pada akhir April 2009 mengalami nasib yang sama dengan Grant. Posisi kosong manajer Chelsea kemudian diisi oleh pelatih Rusia saat itu, Guus Hiddink, sampai akhir musim 2008–09. Pada akhir bulan Mei, sebelum meninggalkan Chelsea, Guus Hiddink memberikan kenangan manis dengan membawa gelar Piala FA kelima Chelsea.
Diawal musim kompetisi 2009–10, Chelsea mengumumkan Carlo Ancelotti sebagai manajer baru, dengan masa kontrak selama 3 musim. Ancelotti langsung memberikan gelar dengan membawa Chelsea menjuarai Community Shield 2009 setelah mengalahkan Manchester United dalam adu penalti. Kemenangan dalam adu penalti tersebut merupakan pertama kalinya bagi Chelsea sejak 1998, saat Chelsea menghadapi Ipswich Town di Piala Liga. Pada akhir musim, Chelsea berhasil menjuarai Liga Utama Inggris dan Piala FA, yang merupakan pencapaian pertama dalam sejarah Chelsea. Chelsea juga menjadi klub ketujuh yang berhasil mendapat rekor mengawinkan gelar Double winner tersebut. Striker Chelsea, Didier Drogba berhasil mendapatkan Golden Boot sebagai Pencetak Gol Terbanyak dengan torehan 29 gol. Pada pertandingan terakhir liga pada 9 Mei 2010, Chelsea mempermalukan Wigan dengan skor telak 8–0 dengan Drogba mencetak 3 gol. Chelsea juga mencetak rekor menang mutlak 100% terhadap semua tim empat besar EPL (Manchester United, Liverpool, dan Arsenal). Pada musim keduanya, Ancelotti dipecat Chelsea pada Mei 2011 setelah kekalahan 1-0 dari Everton di pertandingan terakhir musim 2010–11.

Pada awal musim 2011–12, André Villas-Boas ditunjuk sebagai pelatih Chelsea. Setelah sejumlah hasil buruk yang dialami Chelsea, Villas-Boas dipecat pada bulan Maret 2012. Asistennya, Roberto Di Matteo yang merupakan mantan pemain Chelsea kemudian ditunjuk sebagai pelatih utama ad interim. Dibawah arahan Di Matteo Chelsea menunjukkan hasil impresif dengan berhasil meraih gelar juara Piala FA untuk ketujuh kalinya dan Liga Champions UEFA[19] untuk pertama kalinya dalam sejarah klub–yang sekaligus menjadi klub London pertama yang meraih gelar tersebut.